Cara Membaca Laporan Keuangan yang Baik

Cara Membaca Laporan Keuangan yang Baik, Perhatikan 6 Poin Penting !

Laporan keuangan neraca adalah laporan yang wajib disusun untuk melaporkan kekayaan dan kewajiban usaha. Neraca merupakan laporan keuangan yang mencatat tentang aset, kewajiban pembayaran pada pihak-pihak yang terkait dalam operasional perusahaan, dan modal pada waktu tertentu.

Dalam setiap laporan keuangan, terdapat bagian-bagian penting yang membantu proses berjalannya sebuah bisnis.

Apa Itu Laporan Keuangan?

Laporan Keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode tertentu. Umumnya setiap tiga bulan sekali, dan tahunan yang disajikan setelah diaudit.

Dalam laporan keuangan biasanya ada aktiva (aset lancar dan tidak lancar), pasiva (liabilitas dan ekuitas). Sedangkan total aset adalah liabilitas ditambah ekuitas.

Fungsi laporan keuangan adalah membantu pemilik usaha untuk melihat kondisi perusahaan dan mempertimbangkan langkah perusahaan dalam periode kedepan.

Cara Membaca Laporan Keuangan

Laporan keuangan merupakan informasi tentang keuangan perusahaan yang disajikan setiap 3 bulan sekali atau setahun sekali. Biasanya laporan keuangan ini akan dibaca oleh investor yang menginvestasikan uangnya di perusahaan tersebut, cara membaca laporan keuangan yang benar adalah dengan memperhatikan beberapa poin penting yaitu.

Laba dan ekuitas

Cara membaca laporan keuangan yang pertama adalah Anda harus memperhatikan arus laba dan ekuitas, perusahaan yang baik akan mengalami kenaikan dalam laba periode, laba saat ini dan ekuitasnya. Jadi hal ini adalah hal pertama yang harus Anda lakukan.

ROE atau Return Of Equity

Return of equity adalah istilah untuk tingkat pengembalian investasi. Biasanya, ROE menjadi titik perhatian bagi para investor, apabila ROE bagus maka laporan keuangan lainnya juga akan bagus. ROE yang bagus adalah yang menghasilkan untung minimal 15% atau lebih per tahun.

Nilai hutang kecil

Jangan lupa untuk membaca nilai hutang dalam laporan keuangan. Perusahaan dengan nilai hutang yang kecil adalah perusahaan yang bisa membayar hutangnya dengan konsisten. Namun jika Anda bingung menentukan apakah hutang perusahaan tersebut kecil atau tidak, Anda bisa mengukur dari nilai ekuitas. Paling tidak, nilai hutang harus sama atau lebih kecil dari nilai ekuitas.

Bunga dari hutang perusahaan kecil

Bunga yang harus dibayarkan biasanya sangat menyengsarakan karena jumlahnya yang besar. Dalam laporan keuangan, Anda harus melihat apakah bunga dari hutang perusahaan kecil? Jika kecil maka Anda bisa tenang, karena perusahaan yang bagus dengan jumlah bunga hutang yang kecil pasti tidak akan kerepotan mengatur keuangan untuk bunga.

Saldo laba bersih lebih besar dari modal awal

Apabila sebuah perusahaan mendapat jumlah laba bersih yang lebih besar dari modal awal, maka perusahaan itu dapat dikatakan berhasil menjalankan usahanya. Keuntungan yang didapat dalam sebuah perusahaan haruslah lebih besar dari modal awal karena jika jumlahnya sama dengan modal awa iru berarti apa yang dilakukan perusahaan dalam usahanya sia – sia, dan jika laba bersih lebih kecil itu artiya perusahaan mengalami kerugian.

LAINNYA  Perbedaan Fungsi Lembaga Keuangan Non Bank dan Lembaga Keuangan Bank

Beban pajak berjumah setidaknya 25% dari laba

Perusahaan yang layak mendapat investasi dari para investor adalah perusahaan yang tidak banyak menanggung beban keuangan yang harus dibayarkan, seperti hutang, bunga hutang dan pajak. Setidaknya pajak yang dimiliki perusahaan untuk dibayar adalah tidak lebih dari 25%. Patokan persentase tersebut sudah merupakan patokan yang menunjukkan bahwa beban pajak yang ditanggung perusahaan tidak terlalu banyak.

Itulah cara membaca laporan keuangan yang dapat Anda terapkan saat bingung membaca laporan keuangan. Anda harus ingat bahwa poin – poin penting tersebut harus diperhatikan karena menjadi tolak ukur apakah perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang bagus atau tidak