Cara Mengelola Keuangan Usaha Kecil

Cara Mengelola Keuangan Usaha Kecil dengan Baik

Kesuksesan pada sebuah bisnis atau usaha akan sangat tergantung dengan cara Anda dalam mengelolanya. Jika dilakukan pengelolaan dengan baik bisnis bisa berjalan dengan sangat lancar, berlaku sebaliknya jika dalam pengelolaannya buruk. Sebelum Anda nantinya terjun langsung, akan lebih baik bila Anda memperkuat pemahaman dalam teori bisnis terutama dengan cara mengelola keuangan usaha tersebut.

Berikut ini adalah cara mengelola keuangan usaha dagang kecil yang harus Anda benar – benar memahami dalam memulainya :

Mengedukasi Diri

Edukasi diri merupakan hal yang paling pertama yang harus Anda lakukan ketika akan mengelola sebuah usaha. Cara melakukan edukasi diri dapat dengan cara membaca laporan keuangan. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, pada dasarnya dari laporan keuangan mempunyai empat bagian, yaitu :

  • Laporan penghasilan
  • Laporan modal
  • Laporan arus kas
  • Laporan neraca

Dengan membaca dan mempelajari laporan keuangan setidaknya Anda dapat menyimpulkan untuk langkah yang nantinya akan diambil untuk perkembangan dalam usaha Anda.

Melakukan Perencanaan

Perencanaan ini secara umum maupun general harus dilakukan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Anda harus mempersiapkan gambaran paling besar dan juga langkah awal yang akan Anda lakukan dalam merintis UMKM. Setelah nantinya rencana besar tersebut dibuat, maka Anda dapat membaginya ke dalam beberapa bagian.

Misalnya pada rencana harian, mingguan dan bulanan dengan menggunakan cara mengelola keuangan usaha ini maka perkembangan dari usaha menjadi jauh lebih terstruktur. Anda juga harus secara detail membuat sebuah perencanaan. Mulai dari hal apa saja yang nantinya harus dilakukan, kebutuhan yang diperlukan dan juga modal yang nantinya harus disiapkan.

Perhatikan kontrak perjanjian dengan pihak ketiga

Dalam menjalankan sebuah usaha, tentu Anda tidak bisa berjalan secara sendirian. Anda pun harus melibatkan pihak-pihak lainnya agar usaha semakin berkembang dan semakin besar.

Dengan adanya pihak ketiga ini Anda bisa terbantu baik dalam proses produksi maupun pada saat pengambilan keputusan. Terlebih lagi dalam manajemen keuangan untuk usaha Anda.

Anda bisa menjadikan pihak ketiga ini baik sebagai pengawas ataupun menyerahkan sepenuhnya manajemen keuangan bisnis.

Di sisi lain jika menggunakan jasa pihak ketiga mungkin saja biaya pengeluaran akan bertambah. Maka dari itu, Anda harus jeli ketika menandatangani kontrak, baik itu dengan pihak ketiga tersebut.

Membuat Buku Catatan untuk Keuangan

Agar bisa cara mengelola keuangan usaha sendiri harus selalu dicatat, tujuannya yaitu untuk mengawasi segala transaksi yang nantinya keluar dan masuk. Pencatatan ini akan mengurangi risiko adanya pengeluaran yang tidak wajar. Sekecil apapun skala dalam sebuah usaha yang akan dijalankan, setidaknya sediakan buku kas.

Buku kas ini nantinya akan digunakan dalam mencatat uang yang keluar dan juga masuk yang disertai dengan bukti. Cara mengelola keuangan usaha yang baik ini bukan hanya dari catatan keuangan dan hanya bukan terbatas pada kas masuk dan juga keluar. Hal ini disebabkan karena menyangkut aset  maupun harta perusahaan yang nantinya Anda rintis.

Catatan ini buat dengan rinci dan juga teratur agar lebih mudah dalam membaca dan juga memahami. Urutkan hal ini berdasarkan tanggal dan juga waktu melakukan transaksi, buku catatan keuangan bisa dibuat secara manual.

LAINNYA  Inilah Saham Luar Negeri Yang Bagus Sebagai Investasi Kalian

Membuat Anggaran dengan Rutin

Cara mengelola keuangan usaha bukan hanya sekedar mencatat keuangan, membuat anggaran maupun budget juga penting pada sebuah bisnis. Budget ini memiliki tujuan untuk membatasi pengeluaran supaya tidak mengalami pembengkakan. Sebaiknya Anda membuat anggaran tersebut dengan teratur misalnya setiap bulan atau pada setiap minggu.

Pisahkan keuangan pribadi dengan usaha

Sebagai langkah awal yang paling mudah dalam mengatur manajemen keuangan usaha ialah memisahkan mana keuangan pribadi dan mana keuangan untuk usaha Anda. Cara ini bisa dilakukan dengan membuat dua akun rekening yang terpisah.

Dikhawatirkan, jika rekening pribadi dan hasil usaha menjadi satu Anda tidak akan mengetahui mana uang untuk usaha dan pribadi.

Bisa saja, uang dari hasil usaha Anda gunakan untuk keperluan pribadi. Setelah rekening dibuat, Anda pun harus berkomitmen tidak akan mencampur kembali uang tersebut.

Dengan demikian, manajemen keuangan akan lebih mudah dikontrol dan digunakan untuk keperluan penting di kemudian hari dan untuk mengembangkan usaha.